Pada kempatan kali ini akan membahas pengertian dari Internet gateway, NAT, Jenis-jenis dan Cara kerja dari NAT, berikut ini pembahasannya, selamat belajar. Semoga bermanfaat.

A. Internet Gateway

Gateway  merupakan  sebuah  perangkat  dalam  komputer yang  difungsikan  untuk menghubungkan sebuah jaringan komputer dengan satu jaringan komputer yang lain atau lebih yang menggunakan protocol informasi yang tidak sama. Hal ini membuat sebuah informasi dari satu jaringan komputer dapat diteruskan pada jaring an komputer yang lain yang memilik protocol yang berbeda.

Gateway  atau  yang  sering  disebut  juga  dengan  “Gerbang  Jaringan”  merupakan sebuah perangkat yang dapat memudahkan pengguna komputer dan internet. Salah satu aplikasi atau contoh dari penggunaan Gateway yang dapat kita lihat adalah pada Email. Seperti yang kita tahu bahwa pertukaran email dapat dilakukan meskipun dalam sistem yang   tidak   sama. Kini,   seiring   dengan   semakin   merebaknya   penggunaan   internet, pengertian Gateway pun sering melakukan pergeseran atau mengalami salah arti. Banyak orang yang menyamakan Gateway dengan Router, tapi sebenarnya Gateway dan Router adalah dua perangkat yang berbeda.

Setelah kita membahas mengenai Pengertian Gateway pada jaringan komputer, maka kini Dimensi Data akan membahas mengenai fungsi Gateway untuk sebuah jaringan internet komputer.  Jika  dilihat  dari pengertiannya,  maka  kita  mungkin  dapat  mengatakan  bahwa secara umum Gateway berfungsi untuk menghubungkan sebuah jaringan komputer dengan jaringan komputer yang lain dengan protocol yang berbeda. Gateway dapat digunakan dalam menghubungkan IBM SNA dengan digital SNA, Local Area Network atau LAN dengan Wide Area Network atau WAN. Namun, terdapat pula beberapa fungsi dari Gateway yang lain jika kita merincinya jauh lebih detail lagi. Berikut ini informasinya :

  1. Sebagai Protocol Converting,  Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa gateway dapat menghubungkan  sebuah  jaringan  komputer  dengan  jaringan  komputer  lain  dengan protocol yang berbeda. Untuk dapat menghubungkan dua jaringan dengan protocol yang berbeda inilah gateway harus memiliki kemampuan untuk melakukan konversi protocol sehingga dua protocol yang berbeda ini dapat saling dikaitkan atau dihubungkan. Sebuah Gateway jaringan merupakan sebuah sistem internet working yang mengkoneksikan dua jaringan dalam waktu yang sama dan dapat dikonfigurasikan dalam sebuah perangkat lunak atau software. Nah, jaringan gateway ini dapat beroperasi dalam setiap tingkat yang ada pada model lapisan dari OSI atau yang disebut juga dengan Open System Interconnection.
  2. Memudahkan  akses Informasi, Tanpa gateway,  jaringan komputer  dengan protocol yang berbeda tidak akan pernah dapat dihubungkan satu sama lain. Ketika ini terjadi, maka sudah pasti bahwa sebuah jaringan komputer tidak akan mampu untuk melakukan akses  informasi  dari  komputer  yang  lainnya.  Ketika  gateway  sudah  digunakan  dan jaringan  komputer  tersebut  tersambung,  maka  tentu  saja  akses  informasi  pun  dapat berjalan dengan jauh lebih mudah. Maka Gateway pun sangat berguna untuk digunakan dalam memudahkan melakukan akses informasi.
  3. Hardware   Sharing,   Bagi   pakai   hardware   secara   bersama-sama.   Contoh   dari Penerapannya adalah penggunaan Printer server, dimana 1buah Printer dapat digunakan secara bersama oleh Client dalam Jaringan.
  4. Keamanan dan pengaturan data, komputer dalam sebuah lingkungan bisnis, dengan adanya  jaringan  tersebut  memungkinkan  seorang  administrator  untuk  mengorganisasi data-data kantor yang paling penting. Dari pada setiap departemen menjadi terpisah-pisah dan data-datanya tercecer dimana-mana. Data penting tersebut dapat di manage dalam sebuah server  back  end  untuk  kemudian di replikasi atau  dibackup  sesuai kebijakan perusahaan. Begitu pula seorang admin akan dapat mengontrol data-data penting tersebut agar dapat diakses atau di edit oleh orang-orang yang berhak saja.
  5. Ke-stabilan dan Peningkatan Performa Komputasi, Dalam kondisi tertentu sebuah jaringan dapat digunakan untuk meningkatkan performa keseluruhan dari aplikasi bisnis, Dengan cara memberikan tugas komputasi “lebih” kepada suatu Perangkat yg di distribusikan ke Komputer yang lain.

B. Pengertian NAT

NAT  (Network  Address  Translation) adalah  sebuah  proses  pemetaan  alamat  IP dimana perangkat  jaringan komputer akan memberikan alamat  IP public ke perangkat jaringan local sehingga banyak IP private yang dapat mengakses IP public.

Dengan kata lain NAT akan mentranslasikan alamat IP sehingga IP address pada jaringan  local dapat  mengakses  IP  public  pada  jaringan  WAN.  NAT  mentranslasikan alamat IP private untuk dapat mengakses alamat host di internet dengan menggunakan alamat  IP  public pada  jaringan tersebut.  Tanpa hal tersebut  (NAT) tidak  mung kin IP private pada jaringan local bisa mengakses internet. IP  local  digunakan  hanya  untuk jaringan  local  saja ,  sedangkan  IP Public digunakan secara umum, IP Public inilah yang digunakan untuk berkomunikasi di dunia internet karena dapat diakses dari mana pun.

C. Jenis – jenis dari NAT (Network Address Translation)

  1. NAT Statis

Jenis NAT ini berkerja dengan cara menerjemahkan semua alamat IP yang tadinya belum terdaftar menjadi alamat IP yang sudah terdaftar. NAT jenis ini banyak digunakan untuk computer yang ingin diakses melalui luar. NAT statis bisa dibilang pemborosan dalam penggunaan alamat IP yang sudah didaftarkan, karena pada setiap komputer akan dipetakan untuk satu alamat IP yang terdaftar, sehingga apabila semakin banyak computer yang didaftarkan, maka semakin sedikit alamat IP yang masih bisa digunakan.

NAT statis juga memiliki kekurangan lain yaitu, keamanannya yang kurang dibandignkan dengan NAT jenis dinamis. Hal ini karena pada setiap computer memiliki alamat IP nya sendiri, sehingga hal ini menyebabkan meningkatnya resiko penyusup untuk masuk ke dalam jaringan private yang lebih besar lagi.

  1. NAT Dinamis

Sedangka untuk NAT jenis ini berbeda dengan NAT statis, NAT dinamis bekerja dengan cara mendaftarkan beberapa computer ke dalam satu buah kelompok alamat IP yang terdaftar yang sama. Oleh karena itu, nantinya aka ada beberapa computer yang memiliki alamat IP yang sama dengan computer yang lain yang terdaftar. NAT dinamis memiliki keuntungan yaitu saat kita berselancar di internet kita akan lebih aman.

Para penyusup yang ingin menembus computer kalian yang menggunakan system NAT jenis dinamis, maka penyusup itu akan mengalami hambatan dan kesulitan. Hal ini karena alamat IP yang dialokasikan selalu berubah pada setiap computer secara dinamis. Meskipun aman, NAT dinamis juga memiliki kekurangan yaitu apabila semua alamat IP sudah penuh dan sudah terpakai semua, maka apabila menambahkan computer lagi, computer tersebut tidak akan bisa terhubung ke jaringan internet melalui NAT.

  1. Overloading NAT

NAT jenis ini memungkinkan sebuah client untuk terhubung ke sebuah alamat IP public, tapi pada port yang berbeda dan berlainan. Oleh karena itu saat NAT ini menerima sebuah permintaan dari client supaya dihubungkan ke server, NAT tersebut akan menentukan port dan nomor IP untuk client tersebut. Keuntungan menggunakan NAT ini adalah meskipun sebuah alamat IP sudah dipakai, namun masih tetap bisa digunakan oleh computer atau client lain karena memiliki beberapa port yang berbeda.

  1. Overlapping NAT

Yang terakhir adalah NAT overlapping, NAT ini dapat melakukan penerjemahan dengan melalui dua arah, terutama jika ada nomor yang sama antara alamat IP local dan alamat IP public. Supaya tidak terjadi konflik pada jaringan, maka NAT akan mengubah alamat IP public menjadi alamt IP yang tidak ada dalam jaringan local.

D. Kelebihan dari NAT (Network Address Translation)

Kelebihan dari NAT (Network Address Translation) yaitu :

  1. Dengan adanya NAT dapat  mengurangi adanya duplikasi IP address pada jaringan atau biasanya dikenal dengan conflict IP Address
  2. Dengan  adanya  NAT  akan  menghindari  pengalamatan  ulang  pada  saat  jaringan tersebut berubah.
  3. Dapat menghemat IP Legal yang diberikan oleh ISP (Internet Service Provider)
  4. Dapat meningkatkan fleksibelitas untuk koneksi jaringan internet.
  5. Meningkatkan keamanan terhadap sebuah jaringan.
  6. Performa yang lebih baik jika dibandingkan dengan alternative aplikasi seperti proxy.

E. Kelemahan dari NAT (Network Address Translation)

Kelemahan dari NAT (Network Address Translation) yaitu :

  1. NAT  dapat  menyebabkan  keterlambatan  proses,  ini  disebabkan  karena  data  yang dikirim harus melalui perangkat NAT terlebih dahulu.
  2. NAT dapat menyebabkan beberapa aplikasi yang tidak bisa berjalan dengan normal
  3. Dengan adanya NAT dapat menghilangkan kemampuan untuk melacak data karena data tersebut akan melewati firewall.

F. Cara Kerja NAT

Saat seorang client menggunakan NAT, client tersebut akan melalui beberapa proses sampai bekerja dengan baik, berikut ini adalah proses-prosesnya:

  1. Pertama NAT akan menerima sebuah permintaan terlebih dahulu dari client yang berupa paket data, paket data tersebut ditujukan untuk server remote di internet.
  2. Setelah itu NAT akan mencatat alamat IP dari client kemudian menyimpannya di dalam sebuah table translasi alamat. Kemudian setelah itu, alamat IP client ini dirubah menjadi alamat IP NAT, kemudian NAT akan mengirimkan sebuah permintaan terhadap server.
  3. Setelah permintaan tersebut sampai kepada server, server akan merespon permintaan tersebut. Dari sudut pandang server yang menerima respon, yang terlihat adalah alamat IP NAT, bukan alamat IP dari client.
  4. Setelah mengirm permintaan, permintaan tersebut dibalas oleh server dan dikirim ke NAT. Kemudian NAT akan melanjutkan mengirimkan ke alamat client.
  5. Keempat proses tersebut dilakukan secara berulang kali, sehingga meskipun client tidak memiliki alamat IP public, client tetap bisa mengakses internet.